Kamis, 05 Juni 2014

Cak Imin Kampanye Jokowi-Jk di Ponpes Ar-Raudloh Pasuruan

Cak Imin Kampanye Jokowi-Jk di Ponpes Ar-Raudloh Pasuruan

Pasuruan (beritajatim.com) - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar. Kamis sore, (5/6/2014) menghadiri acara silaturrahmi ribuan kiai kampung dan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Ar-Raudloh pimpinan KH. Suadi Abu Amar, di Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Meski sempat bereda kabar kalau Muhaimin batal menghadiri acara tersebut. Namun, di penghujung acara akhirnya pria yang saat ini menjabat sebagai Menakertrans itu datang di Ponpes tersebut, sekitar pukul 16.30 WIB. Kedatangannya itu sendiri molor hampir 2 jam lebih dari jadwal semula.

Kendati demikian, ribuan kiai kampung dan warga NU yang sudah lama menunggunya itu terlihat begitu antusias menyambut kedatangan Muhaimin Iskandar beserta rombongan.

"Bapak-ibu semuanya, keputusan mendukung Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla ini bukanlah keputusan saya pribadi, bukan pula keputusan Kiai Aziz (Ketua Dewan Syuro DPP PKB). Melainkan ini merupakan keputusan bersama organisasi yang dilakukan dengan berbagai pertimbangan, ijtihad, dan juga ikhtiar. Yang tentunya bisa kami pertanggung jawabkan," ucap Muhaimin dihadapan ribuan kiai kampung dan warga NU yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengatakan, warga NU akan rugi jika tak memilih Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dengan no. Urut dua tersebut. "Orang NU rugi kalau tak pilih Jokowi-JK. Sebab Kiai Said (Ketum PBNU) setelah pak JK jadi cawapres pak Jokowi, beliau malah merestui PKB dan NU untuk mendukung Pak Jokowi," ucap Cak Imin dalam orasi politiknya tersebut.

Selain itu pada kesempatan yang sama Cak Imin menyampaikan, bahwa dalam semua survei, Jokowi tidak bisa tertandingai dengan calon-calon presiden yang lain. Bahkan, saking kuatnya dalam hasil survei, Jokowi kerap diserang oleh lawan-lawannya melalui black campaign. Di antaranya, Jokowi dituduh beragama Kristen, dan juga anti-China.

"Oleh karena itulah kami melakukan pengujian, penelusuran, peneilitian mengenai isu tersebut. Dan Alhamdulillah, ternyata isu itu tidak benar. Sebab bapak ibunya Jokowi, haji dan hajah, bahkan termasuk warga Nahdatul Ulama," ujar Cak Imin.

Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut. Cak Imin juga menyampaikan beberapa alasan mengapa pihaknya lebih memilih Jusuf Kalla dibanding Mahfud MD untuk jadi Cawapres Jokowi, padahal keduanya sama-sama warga Nahdliyin. Bahkan kata Cak Imin, berdasarkan hasil survei, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla lebih tinggi bila dibandingkan Jokowi-Mahfud MD.

"Kalau diprosentasekan, pasangan Jokowi-JK mencapai di atas 50 persen. Sedangkan Jokowi-Mahfud Md masih di bawah 40 persen," ucap Cak Imin dengan disambut tepuk tangan oleh para hadirin.

Sementara itu, dari pantauan beritajatim.com, pada acara silaturahmi ribuan kiai kampung dan warga NU itu juga dihadiri sejumlah pengurus DPP PKB yang diantaranya; Abdul Malik Haramain dan Jazuli Fawaid.

Selain itu dalam acara tersebut, juga tampak sejumlah panitia membagikan selebaran yang berisikan mengenai "9 Alasan Warga NU Pilih Jokowi-JK" yang ditandatangani mantan Ketua Umum PBNU, KH. Hasyim Muzadi tersebut. (oci/ted)

Cak Imin Kampanye Jokowi-Jk di Ponpes Ar-Raudloh Pasuruan
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.