Lumajang(beritajatim.com) - Komisi D DPRD Lumajang memantau pemberian pesangon 2.679 karyawannya yang di PHK Pabrik PT. HM Sampoerna yang berlokasi di Kunir Kidul Kecamatan Kunir.
Pasalnya, serikat pekerjanya diduga lemah dalam pengawalan pemberikan pesangon. "Kita akan awasi dan temui penanggung jawab Sampoerna Lumajang," kata Ketua Komisi D DPRD Lumajang, Bukasan kepada wartawan, Senin(2/6/2014).
Lanjut dia, pengawasan terhadap buruh Sampoerna dikarenakan banyak perempuan dan ibu-ibu. DPRD juga akan meminta Disnaker untuk mendampingi buruh dalam pembicaraan Bi-partied. "Kita tidak ingin ada masalah di belakang hari, apalagi Sampoerna perusahana besar," paparnya.
Komisi D DPRD Lumajang merencanakan untuk menemui PT. HM Sampoerna dalam mengetahui sejauh mana penyelesaian pesangon ke Karyawannya. [har/ted]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.