Jakarta (beritajatim.com) - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menjengguk Julius Felicanus, korban pengeroyokan oleh orang tidak dikenal di Gereja Banteng, Ngaglik, Yogyakarta, pada Kamis (29/5/2014) lalu.
Di sela-sela pembukaan Posko Pemenangan Prabowo-Hatta, Hashim menyempatkan menjengguk korban yang saat ini masih dirawat di RS Pantih Rapih, Yogyakarta. Adik dari Prabowo Subianto itu pun mengutuk pengeroyokan tersebut.
"Kami merasa sangat prihatin dan mengutuk terjadinya tindak kekerasan yang menimpa saudara Julius," ujar Hashim Djojohadikusumo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu.
Hashim berharap agar aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Selain itu, ia juga meminta semua pihak agar tidak terpancing dan menyerahkan kasus tersebut kepada aparat berwajib.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok orang mengobrak-abrik acara kebaktian jemaat umat Kristiani Santo Fransicus Agung Gereja Banteng, yang digelar di Perum YKPN, Tanjungsari Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kamis (29/5/2014) malam.
Akibat aksi tersebut, korban bernama Julius Felicianus (54) yang merupakan Direktur Galang Press menderita luka robek setelah dipukul benda keras. Korban juga mengalami luka lebam pada bagian muka dan mata.
Aksi brutal kelompok orang tak dikenal itu juga menimpa Mikael Irawan, wartawan Kompas TV yang bermaksud meliput insiden tersebut. Selain mendapatkan penganiayaan, kamera video miliknya juga dirampas. [bay]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.