Kemenag Kabupaten Mojokerto Bantah Pungli Ratusan Guru
Mojokerto (beritajatim.com) - Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto menepis indikasi adanya pungutan liar (pungli) dalam pengurusan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Menurutnya, pihaknya sama sekali tidak mengetahui pengumpulan dana tersebut.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Mojokerto, Sahid mengatakan, pihaknya memang memfasilitasi para guru madrasah non Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin dapat NUPTK. "Tapi soal dana-dana saya tidak tahu sama sekali," ungkapnya, Rabu (04/06/2014).
Tahun ini, Kemenag Kabupaten Mojokerto mendapatkan jatah guru non PNS penerima tunjangan fungsional Rp250 ribu per bulan untuk 3.500 guru. Namun dari jumlah calon guru penerima itu, ada 720 guru yang belum memiliki NUPTK. Agar NUPTK segera keluar, pihaknya memfasilitasi dengan mendatangkan LPMP Jatim.
"Kita datangkan LPMP Jatim kesini untuk melakukan percepatan penerbitan NUPTK karena yang menerbitkan NUPTK itu LPMP dan ada syarat aplikasinya yang hanya bisa diakses oleh LPMP sendiri. Pada 13 Mei lalu, LPMP Jatim datang ke Mojokerto untuk bertemu dengan para guru yang ingin mendapatkan percepatan tersebut," katanya.
Hasilnya, dari 720 guru ada 450 guru yang berhasil dipercepat sehingga terbit NUPTK-nya. Sebanyak 270 guru sisanya belum lulus karena dianggap belum memenuhi persyaratan karena untuk mendapatkan NUPTK memang ada syaratnya.
"Diantaranya mengajar berturut-turut sejak 2008 dan mendapat SK mengajar yang berurutan juga serta memiliki PegID aktif dan ada keterangan dari yayasanya. NUPTK ini merupakan syarat mendapat tunjangan Rp250 ribu per bulan yang dicairkan tiap enam bulan. Kalau tidak lolos mendapatkan NUPTK berarti tak bisa memperoleh tunjangan," jelasnya.
Sebelumnya, ratusan guru madrasah non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Mojokerto menjadi korban pungutan liar (pungli) untuk mendapatkan nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) oleh oknum Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto. Mereka diminta membayar mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu jika NUPTK-nya bisa segera keluar. [tin/kun]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.