Rio de Janeiro (beritajatim.com) - Pelatih timnas Portugal, Oscar Tabarez, menilai pemberitaan media terhadap Luis Suarez sangatlah berlebihan sehingga sang pemain dijatuhi hukuman berat oleh FIFA.
Suarez mendapat sanski larangan bermain dalam sembilan laga internasional Uruguay serta larangan aktif dalam kegiatan sepak bola selama empat bulan.
Dalam acara jumpa pers jelang laga Uruguay kontra Kolombia di Stadion Maracana, Sabtu (28/6/2014) waktu setempat, Tabarez menyayangkan dengan sikap media yang terlalu memberatkan pada pemberitaan negatif Suarez.
"Keputusan tersebut (Sanksi Suarez) jelas terfokus pada opini media. Media yang dengan seketika membuat kesimpulan pertandingan, jurnalis yang hanya
berkonsentrasi pada topik jumpa pers usai pertandingan," ungkap pelatih 67 tahun itu seperti yang dikutip RTE Sport.
Lebih jauh, Tabarez menyindir media asal Inggris sebagai pihak yang paling gencar membesar-besarkan soal perilaku Luis Suarez.
"Saya tidak tahu apa kebangsaan mereka, tapi mereka berbicara bahasa Inggris," ia melanjutkan.
"Mereka menekankan pada sejarah masa lalu apa yang telah diperbuat Suarez. Di masa lalu, ia disanksi, dan ia mematuhi sanksi itu," pungkasnya.
Oscar Tabarez memutuskan diri mundur dari jabatannya sebagai anggota Technical Study Group (TSG) FIFA sebagai bentuk rasa kecewa terhadap sanksi berat yang dijatuhkan FIFA kepada pemain asuhannya. [but]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.