Pengakses Wifi Banyuwangi Meningkat
Banyuwangi (beritajatim.com) - Jumlah pengakses wifi di Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami peningkatan. Tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
PT Telkom mencatat, rata-rata pengakses wifi di Banyuwangi mencapai 164.372 per bulan pada kuartal I/2014. Ada peningkatan dibanding rata-rata tahun lalu sebesar 97.957 pengguna per bulan.
Di Banyuwangi saat ini terdapat sekitar 1.300 titik wifi yang dibangun Pemkab bersama PT Telkom di ruang-ruang publik, mulai dari taman, sekolah, puskesmas, sampai tempat ibadah. Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, teknologi informasi telah mengubah pola kerja birokrasi. Dia mencontohkan, di bidang wisata, promosi dilakukan Banyuwangi dengan pembuatan sistem operasi berbasis Android.
Penggunaan internet sangat bermanfaat, karena dana promosi wisata Pemkab sangat minim. "Ada android, kita juga pakai social media. Hasilnya tingkat kunjungan wisatawan asing ke Banyuwangi naik 100 persen menjadi 10.462 orang pada 2013, sedangkan turis lokal naik sekitar 23 persen menjadi 1.057.962 orang," kata Anas.
Tak hanya di sektor wisata, Anas ingin, teknologi informasi menjadi pilar bagi pengembangan daerah. "Infrastruktur bukan hanya jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara, tapi juga infrastruktur teknologi," kata Anas.
Di bidang ekonomi, penerapan SMS Gateway dan instrumen teknologi informasi lainnya memberi stimulus bagi dunia usaha. Investasi pun meningkat. Perizinan usaha naik dari 363 pada 2012 menjadi 5.490 pada 2013 alias melonjak 1.412 persen. Realisasi investasi di Banyuwangi pun melonjak lebih dari 170 persen dari Rp 1,19 triliun pada 2012 menjadi Rp 3,24 triliun pada 2013.
Berkat penggunaan teknologi informasi yang masif, Pemkab Banyuwangi telah berhasil menyabet Indonesia Digital Society Award (IDSA) 2014 untuk ajang overall society, melampaui kabupaten lainnya se-Indonesia. Kriteria penilaian IDSA adalah inisiatif daerah dalam mendorong digitalisasi, kemampuan kepemimpinan (leadership) daerah dalam mewujudkan rencana digitalisasi, tingkat penetrasi internet (usership), dan manfaat yang dinikmati publik atas adanya digitalisasi (benefit). [wir/kun]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.