Surabaya (beritajatim.com) - Kehadiran Issac Pupo di Persebaya dipastikan akan memakan korban. Skema apapun yang dipakai, baik 4-3-1-2 maupun 4-4-2, posisi Pupo akan menggusur satu di antara dua pemain, yakni M. Ilham atau Fandi Eko Utomo.
Manager-coach Persebaya Rahmad Darmawan menjelaskan, Persebaya akan menggunakan skema yang selama ini ia pakai, yakni 4-4-2 bila 4-3-1-2 tak menunjukkan perkembangan signfikan.
Hanya saja, formasi 4-4-2 yang baru akan diisi dengan Pupo. Pemain asal Liberia ini kemungkinan akan menempati posisi wing kiri. Kehadiran Popu pun mengancam duet sayap Persebaya, Fandi Eko dan M.Ilham
"Ada di gambaran saya apakah dia akan bermain sebagai dua holding midfield di tim, atau dia main di sebelah kiri. Atau dia main di belakang striker. Jadi tiga kemungkinan itu yang akan saya coba," jelas Rahmad.
Pun demikian bila Pupo ditempatkan sebagai playmaker dalam formasi 4-3-1-2. Maka, Rahmad harus mengorbankan satu di antara Imham dan Fandi, dua pemain yang selama ini menjadi andalannya di lapangan tengah.
Persebaya sendiri masih menyisakan enam pertandingan di sisa putaran kedua. Empat di antaranya harus dilakoni di luar kandang. Antara lain, Persiram (9 Agustus), Persiba Bantul (14 Agustus), Mitra Kukar (26 Agustus), dan Putra Samarinda (31 Agustus).
Sedangkan dua pertandingan lainnya dilangsungkan di kandang sendiri. Persebaya akan berhadapan dengan Persela Lamongan (19 Agustus) dan Persepam-MU (22 Agustus).[sya]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.