Sidoarjo (beritajatim.com) - Tas, dompet, koper dan jaket kulit buatan Tanggulangin, masih banyak diminati warga luar kota yang berkunjung ke Sidoarjo.
Mereka membeli hasil perajin Industri Tas dan Koper (Intako) Tanggulangin, selain untuk koleksi pribadi, juga untuk oleh-oleh di kampung halaman.
Alfiyah salah satu diantara ratusan pengunjung, mengaku tak menyia-siakan saat 'unjung-unjung' lebaran ke saudara yang ada di Sidoarjo.
"Model tasnya bagus-bagus dan harganya juga terjangkau," ucap gadis asal Semarang yang berbelanja di Pusat Grosir Industri kulit dan Tas (Pusgitta) Jalan Raya Kludan Tanggulangin, Kamis (31/7/2014).
Selain Alfiyah, para pengunjung lainnya antusias berdatangan dan membeli tas, dompet dan sepatu buatan home industri Desa Tanggulangin tersebut.
"Kualitas barang-barang Tanggulangin berupa tas, ikat pinggang dan lainnya, juga bagus," lontar Arif pengunjung lainnya.
H Zainul Lutfi pemilik Pusgitta, mengaku saat lebaran, omsetnya meningkat drastis. Setiap harinya, yang dihasilkan antara Rp Rp 80 sampai Rp 100 juta, dari hari normal yang penghasilannya berkisar Rp 50 juta.
"Syukur hasil perajin Tanggulangin, masih banyak diminati warga," terangnya.
Perajin Tanggulangin juga bertambah semangat untuk menciptakan produk-produk tas yang beraneka model, disertai kualitas yang bagus. [isa/but]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.