Pamekasan (beritajatim.com) - Polisi Resort (Polres) Pamekasan kembali membentuk tim khusus (timsus) dalam menangani maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum kabupaten yang identik dengan slogan Bumi Gerbang Salam.
Timsus tersebut dibentuk untuk menangani maraknya kasus curanmor. Bahkan juga untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku yang beroperasi di Pamekasan. "Khusus untuk Curanmor, Kita sudah membuat timsus. Untuk hasil saya mohon waktu agar bersabar," kata Kompol Slamet Riyadi, Kabag Ops Polres Pamekasan, Sabtu (02/08/2014).
Ditambahkan, untuk mengungkap dan menangkap pelaku pencurian motor tersebut. Pihaknya memang membutuhkan waktu panjang, sehingga berharap masyarakat dan semua pihak untuk bersabar. "Kita masih terus bekerja dan melakukan pengembangan untuk mengungkap dan menangkap pelaku curanmor," imbuhnya.
"Saya sangat mengerti sekali dinamika yang terjadi di masyarakat. Pak Kapolres juga sudah langsung memerintahkan kepada pak Waka (Wakapolres) dan kepada saya, untuk membentuk timsus dan sekarang sudah bergerak," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang kehilangan motor agar segera mungkin melaporkan kehilangan. Sehingga, pihak kepolisian dengan cepat bisa mengambil langkah.
Untuk diketahui, peristiwa curanmor di Pamekasan sering kali terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Terbaru, peristiwa curanmor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB pada Kamis (31/07/2014) malam lalu. Sebuah motor jenis Yamaha Mio bernopol M 5315 CA, berhasil digondol maling di sebuah ruko (rumah toko) milik Subaidi, warga Jl Bonorogo, Desa Buddangan, Kecamatan Pademawu. [pin/but]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.