Sampang (beritajatim.com) - Warga Desa Bunut Kampung Acak Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura, keluhkan proyek jembatan beton yang ada di desanya, sebab jembatan tersebut tak kunjung rampung hingga berakibat jarak tempuh warga untuk keluar desanya semakin jauh. Sebab, mereka harus memutar ke desa yang lain.
Pantauan di lapangan, proyek jembatan dengan nilai anggaran 175 juta dari dana APBD itu sudah hampir selesai, hanya saja bagian sisi tangga depan dan belakang tak kunjung di ratakan, sehingga membuat jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Kedungdung tersebut tak bisa di lalui. Khususnya para pengguna motor roda dua maupun roda empat.
Iksan (45) salah satu warga setempat berharap jembatan desanya ini segera di selesaikan agar bisa memudahkan warga untuk menuju kampung lain khusunya ke pasar trasional yaitu pasar sentol apalagi saat ini merupakan musim silaturahmi di saat lebaran. "Kasian warga yang punya hajat harus putar puluhan kilo untuk bisa menuju ke desa sini," ungkapnya. Minggu (3/8/2014)
Hal senada juga di paparkan oleh Rokip pemuda warga Kampung Bunut, dengan belum rampungnya jembatan tersebut selain menghambat transportasi juga menyulitkan kebutuhan warga yang lain, semisal pasokan sembako. Sebab kendaraan roda empat juga harus memutar puluhan kilometer untuk masuk ke Kampung Bunut. "Intinya jika jembatan itu tidak selesai kami warga Bunut terisolasi mas," tegasnya. [sar/kun]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.