Sabtu, 02 Agustus 2014

Tak Dipinjami Uang, Motor Teman Digasak

 Tak Dipinjami Uang, Motor Teman Digasak

Kediri (beritajatim.com) - Jengkel lantaran tidak dipinjami uang, seorang pria asal Jombang, Jawa Timur nekat melakukan pencurian sepeda motor milik temannya. Sementara itu, uang hasil penjualan motor curian untuk membeli Handphone (HP)

Ialah Adi Sumarno (34) warga Dusun Plumpung, Desa Galengdowo Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Adi kini meringkuk didalam sel tahanan Mapolsek Pagu, Kabupaten Kediri karena mencuri sepeda motor milik Syahrul Munir (31) temannya asal Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri

Adi mengaku nekat menggasak motor temannya sendiri, karena tidak diberi uang pinjaman senilai Rp 50 ribu. Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberantan. Dia terancam hukuman penjara selama tujuh tahun.

Pencurian sendiri terjadi, pada Minggu (06/7/2014) lalu. Sekitar pukul 23.30 WIB korban pulang dari kegiatan tadharus di mushola, tidak jauh dari rumahnya

Korban mengendarai sepeda motor Honda Super Cup AG 2045 DL. Sesampainya di rumah, sepeda motor dimasukan ke bengkelnya. Setelah dikunci, korban masuk ke dalam rumah untuk istirahat.

Keesokan harinya, Senin (07/7/2014) sekitar pukul 07.00 WIB korban membuka pintu bengkelnya. Dia kaget karena pintu bengkel sudah dalam kondisi terbuka. Ternyata sepeda motor miliknya telah hilang.

Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Pagu. Kepada petugas korban  menaruh curiga terhadap gerak gerik pelaku, yang sebelumnya sempat datang ke rumahnya. Kemudian, dari hasil penyelidikan, akhirnya petugas berhasil meringkus pelaku di rumah saudaranya di Desa Jambu, Jumat (01/8/2014) kemarin.

“ Saya curiga terhadap pelaku, karena dari gaya berbicaranya sudah tidak meyakinkan. Pelaku sering main ke bengkel saya dan mau pinjam uang Rp 50 ribu tapi tidak saya beri, “ terang korban.

Korban mendapat kabar dari temannya yang berada di Desa Sukorejo Kecamata Loceret Kecamatan Nganjuk jika pelaku telah menjual sepeda motor super cup warna merah mirip miliknya di Pasar Karangsemi. Mendapat kabar itu, kemudian korban melacak ke lokasi, dan ternyata benar

“Saya cek ke Nganjuk ternyata motor saya sudah berada di sebuah bengkel milik seseorang. Menurut pembeli, motor saya dijual dengan harga Rp 500 ribu. Kemarin korban pulang ke Desa Jambu langsung saya tanya dan ia mengaku telah mencuri sepeda motor saya, “ tutur korban.

Saat diperiksa dihadapan petugas, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku telah menggunakan uang hasil penjualan sepeda motor curian untuk membeli HP. Selain itu pelaku mengaku bahwa dirinya meminjam uang 50 ribu untuk naik angkutan umum ke Nganjuk, namun tidak diberi oleh korban.

Kasi Humas Polsek Pagu Aiptu Sukarji mengatakan pelaku masih dalam pemeriksaan petugas. Polisi tengah mengembangkan kasus itu untuk mengungkap kasus lain yang melibatkan pelaku. (nng/ted)

Tak Dipinjami Uang, Motor Teman Digasak
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.