Pasuruan (beritajatim.com) - Meski saat ini tarif kenaikan Gunung Bromo sudah diberlakukan. Namun, kondisi itu sama sekali tidak menggurangi jumlah wisatawan yang berlibur ke gunung tersebut. Itu terbukti, bahwa pada liburan lebaran Idul Fitri 1435 H ini, jumlah pengunjung di gunung itu mengalami peningkatan hingga seratus persen, Sabtu, (2/8/2014).
Sebagaimana diketahui, tarif untuk masuk ke Gunung Bromo mengalami kenaikan. Yakni, dari Rp 27.500 menjadi Rp 32.500/orangnya.
"Kenaikan tarif itu sama sekali tidak mempengaruhi jumlah pengunjung yang datang ke sini (Gunung Bromo.red). Sebab kami yakin kanaikan tarif itu tidak memberatkan para pengunjung yang ingin menikmati keindahan gunung Bromo," ujar Petugas Pengelola Taman KBTS (Kawasan Bromo Tengger Semeru) Sukarsi.
Menurut Sukarsih, meski tarifnya mengalami kenaikan. Namun, para pengunjung masih bisa menikmati tempat-tempat wisata yang ada di Gunung Bromo, diantaranya yaitu meliputi; Penanjakan, Gurun Savana, kawah gunung Bromo, dan lautan pasir.
Selain itu, Sukarsih mengatakan bahwa, selama liburan lebaran ini jumlah pengunjung lebih didominasi oleh wisatawan lokal yang mengalami peningkatan hingga seratus persen. Sedangkan untuk wisatawan yang berasal dari luar negeri tidak ada peningkatan. (oci/ted)
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.