Sampang (beritajatim.com) - Setelah semalam warga Sampang diajak oleh Ketua Muslimat Nahtdlatul Ulama (NU) HJ. Khofifah Endar Parawansa untuk mencoblos Capres/Cawapres Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK), hari ini ribuan Muslimat NU dan Fatayat NU mengikuti Kampanye Capres/Cawapres nomer urut 1 Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) di Pondok Pesantren Al Ihsan Desa Jrengoan Kecamatan Omben Kabupaten Sampang Madura.
Acara yang di kemas dalam Silaturrahmi Istighosah Kubro Muslimat NU Relawan Prabowo Hatta tersebut juga di hadiri oleh para kaum Habaib, Ulama dan Tokoh Masyarakat (Tomas) se-Madura, hadir pula Wakil Sekjen PBNU Masduki Baidhowi yang diutus oleh Ketua Umum PBNU untuk mendampingi Ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta Mahfud MD.
Dalam pidatonnya, Masduki yang juga Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta menyampaikan salam dari Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj yang menyatakan Muslimat NU harus memilih Prabowo-Hatta pada Pilpres 9 April Mendatang, sebab apabila Prabowo menjadi Presiden maka Menteri Agama akan di jabat oleh orang NU.
"Pak Prabowo sudah berjanji kepada Pak Said Aqil Siradj dan kepada Mahfud MD apabila menjadi Presiden RI maka jabatan Menteri Agama akan dijabat oleh kader Nahdatul Ulama (NU), sebab mayoritas masyarakat indonesia memegang teguh ajaran Ahlisunnah Waljama'ah yang dilindungi oleh negara yang berada di bawah naungan Kementrian Agama. Tapi apabila yang menjadi Presiden Jokowi maka tidak ada jaminan Menteri Agama dari kader NU," tegas Masduki, Sabtu (28/6/2014).
Sementara itu dalam orasinya Ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hataa, Mahfud MD menyatakan sudah seharusnya warga Madura memilih pasangan Prabowo-Hatta, sebab para Ulama di Jawa maupun di Madura telah sepakat mendukung Prabowo sebagai Presiden. Para Ulama' menilai Prabowo sudah memenuhi syarat untuk menjadi Presiden karena bisa mengayomi dan melindungi agama yang berfaham Ahlissunnah Waljamaah.
"Syarat menjadi Presiden juga harus bisa memajukan Madrasah Ibtidaiyah maupun Madrasah Diniyah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama. bisa memajukan pendidikan agama serta tidak membedakan pendidikan yang berada di naungan Kemendikbud maupun Kementriaan Agama," pungkasnya.
Sekedar di ketahui, Mahfud MD berkunjung ke Sampang Madura dengan mengunakan heli mendarat sekitar pukul 12.00 WIB dan kemudian terbang landas meninggalkan Sampang sekitar pukul 14.30 WIB. [sar/kun]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.