Arus Mudik dan Balik, Tiga Nyawa Melayang di Tuban
Tuban (beritajatim.com) - Sedikitnya tiga nyawa melayang akibat kecelakaan yang terjadi di wilayah Kabupaten Tuban sejak sebelum pelaksanaan mudik lebaran 2014 sampai dengan puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini, Minggu (03/08/2014).
Kecelakaan maut yang menewaskan korban jiwa tersebut sebagian besar terjadi hanya di jalur-jalur antar kecamatan yang ada di Tuban. Sedangkan untuk kecelakaan di jalur Pantura Tuban sudah sangat berkurang dibanding tahun lalu.
Data yang dihimpun beritajatim.com, selama 12 hari dari 16 hari pelaksanaan operasi ketupat 2014 yang akan digelar ada sebanyak 34 peristiwa kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Tuban. Termasuk beberapa kejadian di jalur Pantura Tuban yang merupakan jalur nasional.
"Sebagian besar kecelakaan terjadi di jalan kabupaten. Sedangkan untuk di kejadian di jalur pantura jumlahnya menurut," jelas AKP Faqih, Kasat Lantas Polres Tuban.
Selama arus mudik dan balik tahun ini, ada sebanyak delapan kali peristiwa kecelakaan di jalur Pantura Tuban mulai dari perbatasan Jatim-Jateng sampai dengan perbatasan Tuban dengan Lamongan. Sebagian besar korban hanya mengalami luka ringan dan luka berat.
"Rinciannya peristiwa yang terjadi di jalur pantura sebanyak delapan. Sedangkan untuk yang terjadi di jalur pedesaan sebanyak sebanyak 34 kejadian," lanjutnya.
Dari 34 peristiwa kecelakaan yang terjadi di jalur Pantura Tuban selain korban tewas, jumlah korban luka berat sebanyak lima orang. Sedangkan untuk korban luka ringan sampai dengan 50 orang dengan kerugian material puluhan juta rupiah.
Sementara itu, peningkatan jumlah angka kecelakaan di jalan pedesaan di Kabupaten Tuban diduga akibat meningkatkan jumlah pengguna jalan yang mudik dengan menggunakan jalan pedesaan untuk pulang kampung. Sedangkan untuk fokus pengamanan adalah jalur Pantura Tuban yang merupakan jalur nasional.[mut/kun]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.