Sabtu, 07 Juni 2014

Akibat Sampah, Pabrik Gula Merah Terbakar

Akibat Sampah, Pabrik Gula Merah Terbakar

Mojokerto (beritajatim.com) - Sebuah pabrik gula merah tradisional milik H Sumari di Dusun Kepuhlama, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (07/06/2014) terbakar. Api diduga berasal dari sampah bekas penggilingan tebu yang digunakan untuk pembakaran.

Sedikitnya enam mobil pemadam kebakaran diterjunkan dilokasi untuk memadamkan api. Yakni dua dari Pemkot Mojokerto, dua dari PT Twijikimia dan dua dari PMK Gama. Kepala Desa (Kades) Terusan, Suprapto mengatakan, api berasal dari bagian belakang pabrik yang ada di bawah tumpukan sekam tebu.

"Semua karyawan pabrik masih siap-siap, pabrik belum produksi. Pemilik pabrik, H Sumari saat kejadian sedang tidak berada di rumah. Katanya ke Kediri, ada acara sehingga saat kejadian, pemilik pabrik tidak tahu kalau pabriknya terbakar," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Gedeg, AKP Andik Siswiyono mengatakan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak PMK. "Kita masih lakukan penyidikan terkait kebakaran di pabrik gula merah ini, diduga api berasal dari sampah bekas gilingan tebu yang digunakan untuk pembakaran," jelasnya. [tin/but]

Akibat Sampah, Pabrik Gula Merah Terbakar
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.