Pria Asal Kediri 10 Tahun Dipasung
Belajar Ilmu, Kelamin Dimasuki Cincin, lalu Gila
Kediri (beritajatim.com) - Seorang pria asal Desa Susuh Bango, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur selama 10 tahun hidup dalam pasungan. Tindakan pemasungan dilakukan pihak keluarga, karena perilakunya sering membahayakan warga sekitar.
Korban pasungan bernama Mashuri. Ia mengalami gangguan jiwa setelah merantau ke Banyuwangi dan mendalami ilmu kebatinan. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, awal mula korban berkelakuan aneh yakni, saat digugat cerai oleh istrinya yang baru pulang dari Arab Saudi sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW).
Kondisi itu diperparah saat ibu korban meninggal dunia. Sehingga bapak satu anak itu kemudian menjadi gila dan sering mengamuk. Pihak keluarga akhirnya memutuskan memasung korban, karena perilakunya sering membahayakan warga sekitar.
Terhitung sudah selama 10 tahun Mashuri dalam pasungan. Korban dibiarkan tidak bebusana dan tanpa alas tidur. Bahkan kemaluan korban infeksi lantaran diberi cincin emas yang dimasukkan sendiri oleh korban.
Selasa (22/4/2014) siang Polsek Ringinrejo membebaskan korban dari pasungan. Langkah itu dilakukan, karena tindakan memasung orang yang ditengarai menderita gangguan jiwa tidak diperbolehkan.
Kapolsek Ringinrejo AKP Mustakim mengatakan, pihaknya langsung membawa korban pasungan ke puskesmas guna mendapat pertolongan medis. Pasalnya kondisi korban sangat mengenaskan, karena berada dalam pasungan selama 10 tahun tanpa mengenakan busana sama sekali.
“Kami akan membantu jika korban harus dibawa kerumah sakit jiwa Lawang, untuk menjalani pengobatan. Kami sedang meminta keterangan pihak keluarga terkait pria yang selama 10 tahun hidup dalam pasungan,” ujar Mustakim. [nng/but]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
