Seoul – Perdana Menteri Korea Selatan Chung Hong-won mengundurkan diri pada hari Minggu ini (27/4/2014) terkait pertanggung jawaban pemerintah atas tenggelamnya Ferry Sewol pada 16 April.
Ferry ini tenggelam saat berlayar secara rutin dari pelabuhan Inchen ke pulau resor Jeju yang masyhur untuk pariwisata.
“Mempertahankan jabatan saya tersebut menjadi beban terlalu besar untuk pemerintah,” ucap Chung dengan muram dalam pengumuman singkat, tulis China Daily, Ahad (27/2/2014).
Chung sempat diteriaki dan salah seorang melempar sebotol air padanya saat ia mengunjungi para orang tua siswa SMA Dawon sehari setelah kecelakaan ferry nahas itu.
Lebih dari 300 orang, sebagian besar siswa dan guru SMA Dawon yang hendak berlibur ke Pulau Jeju, tewas atau hilang dan kemungkinan besar juga tewas. Para siswa itu diminta oleh awak Ferry untuk tetap tinggal di kamar-kamar mereka, menunggu perintah selanjutnya. Hingga Ahad ini mereka yang diketemukan tewas sudah mencapai 187 orang.
Orang pantas mengamuk, karena pemerintah lamban melakukan evakuasi dan informasi yang dilansir kerap berubah-ubah, termasuk pemerintah lokal yang menyatakan semua orang sudah diselamatkan. [kun]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
