Jember (beritajatim.com) - Legislator Partai Amanat Nasional di DPRD Jember, Jawa Timur, Abdul Ghafur, kecewa dengan lolosnya artis Anang Hermansyah ke DPR RI mewakili partai tersebut.
"Ini kegagalan partai keseluruhan. Orang yang bukan kader, tidak pernah berkeringat, tidak pernah berdarah-darah di partai, tiba-tiba muncul dan dipilih rakyat," kata Ghafur.
Berdasarkan hasil rekapitulasi PAN, partai tersebut memperoleh total suara 134.691. Jumlah ini tidak mencapai bilangan pembagi pemilih (BPP) sekitar 203.470. Maka PAN kebagian jatah sisa suara.
Jumlah perolehan suara PAN memenuhi syarat untuk membawa Anang sebagai caleg dengan suara tertinggi di partai itu ke Senayan. Suara gabungan Jember dan Lumajang untuk Anang mencapai 53 ribu lebih.
Dengan terpilihnya Anang, ini sebenarnya pencapaian tersendiri bagi PAN, mengingat pada pemilu 2009, partai itu tak punya wakil dari Dapil Jatim IV yang duduk di DPR RI. Namun di mata Ghafur itu bukan pencapaian.
Ghafur justru mengecam langkah Dewan Pimpinan Pusat PAN yang mencalonkan Anang. "PAN sangat pragmatis. Tidak ada ideologi yang dibangun Pak Amien Rais," katanya.
Kendati Anang terpilih, Ghafur menilai, tak ada manfaat yang bisa diambil PAN Jember. "Efek Anang bagi PAN tidak ada. Caleg di daerah (DPRD Jember) bergelimpangan," katanya. PAN mengalami penurunan kursi di DPRD Jember dari tiga menjadi dua pada pemilu 2014. "Anang tidak akan pernah bisa membesarkan PAN, karena bukan kader," kata Ghafur. (wir/ted)
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
