Pamekasan (beritajatim.com) - Proses rekapitulasi hasil pemilu legislatif (Pileg) 2014 di KPUD Pamekasan diwarnai sejumlah aksi massa dari salah satu pendukung calon legislatif (caleg) dari Partai Bulan Bintang (PBB).
Pendukung Bahrullah mempertanyakan proses hitung ulang di TPS Desa Potoan Laok, Desa Palengaan, Senin (21/04/2014).
Sebelumnya, massa pendukung dari Caleg PBB lainnya, M Tamyis melakukan protes ke pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), untuk melakukan hitung ulang TPS 6, 7 dan 8 Desa Potoan Laok, Palengaan. Sebab di TPS tersebut disignalir terjadi kecurangan perekapan.
Informasi yang didapat oleh para pendemo. Pihak Bawaslu Jawa Timur, merekomendasikan untuk melakukan hitung ulang yang sebelumnya pihak Panwaslu Pamekasan, menolak melakukan hitung ulang karena bertentangan dengan peraturan dan undang-undang.
"Kalau tuntutan Tamyis itu masih ditanggapi oleh pihak Bawaslu, dan PPK Palengaan. Maka mereka sama halnya menginjak-injak kondusitifitas Pamekasan," kata salah satu orator, dalam orasinya.
Massa juga menuntut PPK Pamekasan untuk memberikan keterangan resmi terkait rekomendasi dari pihak Bawaslu untuk dilakukan hitung ulang. "Rekomendasi bertentangan dengan PKPU Nomor 72. Jika sudah bertentangan peraturan, kenapa masih harus dilakukan," kata orator lainnya.
Bahkan, massa juga meminta pihak penyelenggara pemilihan untuk mengklarifikasi tuntutan mereka. "Apakah penghitungan ulang jadi dilakukan. Bila masih dilakukan penghitungan ulang. Sama halnya dengan mencederai nama baik pesantren. Sebab TPS 6, 7 dan 8 adalah TPS di pesantren kami," jelasnya.
Pantauan beritajatim.com, massa secara bergantian masih melakukan orasi yang mendapat kawalan berlapis dan ketat aparat kepolisian. Bahkan, pada aksi tersebut juga sempat terjadi saling dorong antar peserta aksi dengan pihak aparat.
Hingga berita ini ditulis, pihak penyelenggara masih belum menemui massa yang bergantian melakukan orasi. Bahkan, salah satu orator juga menghimbau massa untuk tetap tenang dan tidak bertindak anarkis. [pin/ted]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
