Manchester - Ryan Giggs baru menjalani satu pertandingan saat menjadi pelatih Manchester United. Namun, ia sudah mengalami kendala besar. Apa itu?
Giggs menggantikan posisi David Moyes dipecat 22 April lalu. Pria asal Wales itu dipercaya menjadi pelatih sementara hingga akhir musim. Pada debutnya, pria berusia 40 tahun itu berhasil membawa MU menang 4-0 atas Norwich City pekan lalu.
Meski menikmati pekerjaan sebagai pelatih, Giggs mengaku mengalami satu kendala, yakni mengatakan kepada seorang pemain bahwa mereka tidak akan dimainkan di sebuah pertandingan.
Apa yang dialami Giggs masih belum ada apa-apanya dibandingkan dengan mantan pelatih MU, Sir Alex Ferguson. Selama 26 tahun, pria asal Skotlandia itu harus melakukan hal tersebut di setiap pertandingan.
Pekan lalu, Giggs mengaku tak bisa tidur karena memutuskan mencadangkan Juan Mata, meski akhirnya pemain asal Spanyol itu tetap diturunkan di babak kedua.
"Hal tersulit adalah memberitahu pemain mereka takkan bermain. Itu takkan pernah berubah. Terkadang Anda tak memiliki alasan di balik keputusan itu," kata Giggs, dikutip dari Manchester Evening News.
"Terlalu banyak pemain dalam skuad. Di pekan lalu, kami memiliki 21-22 pemain dalam kondisi fit, sementara hanya 17 pemain yang dibawa. Yang saya lakukan pekan lalu adalah berjanji setiap pemain akan mendapatkan kesempatan bermain di sisa pertandingan musim ini. Tapi, klub tetap menjadi prioritas utama dan Anda ingin memenangkan pertandingan," ia mengakhiri.
Pekan lalu, Giggs sama sekali tak menyertakan Marouane Fellaini, bahkan di daftar pemain cadangan sekali pun.[kun]
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
