Rabu, 23 April 2014

Angka Golput di Bojonegoro Menurun

Angka Golput di Bojonegoro Menurun

Bojonegoro (beritajatim.com) - Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 ini jumlah golput atau warga yang tidak menggunakan hak pilihnya menurun, jika dibandingkan dengan pemilihan sebelumnya. Jumlah golput pada Pileg 9 April 2014 lalu sebanyak 24,4 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.032.661 pemilih.

Meski angka golput ini menurun jika dibandingkan dengan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013 yang lebih dari 50 persen maupun pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro 2012 sebanyak 29 persen, namun jika dilihat dari hak pilih yang disia-siakan cukup tinggi yakni mencapai 252.085 pemilih.

Divisi Organisasi dan Hubungan Masyarakat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Mustaana, mengatakan, warga yang mencoblos pada pileg lalu sebanyak 780.576 atau 75,6 persen. "Warga yang menggunakan hak pilihnya cukup tinggi. Meskipun, angka ini juga belum menggembirakan," ujar Mustaana, Rabu (23/04/2014).

Menurunnya jumlah golput itu, lanjut dia, karena banyaknya pihak yang melakukan sosialisasi, baik dari penyelenggara pemilu, caleg maupun partai. "Selain itu, masyarakat juga mulai sadar untuk ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini," ujarnya.

Diakuinya memang sulit untuk benar-benar menghapus angka golput dalam pemilu. Namun pihaknya hanya mampu berupaya menekan angka golput tersebut seminimal mungkin. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi masih banyaknya warga yang memilih untuk golput di antarnya karena memang memilih untuk golput.

"Selain itu, ada unsur ketidakpercayaan dari masyarakat serta ada pula pemilih yang sudah pindah dari kediaman sebelumnya," lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil rekapitulasi, Partai Golkar memenangi pileg di Bojonegoro. Partai Golkar meraih tujuh kursi di Dewan dengan perolehan suara sebanyak 99.047. Posisi kedua ditempati Partai Amanat Nasional (PAN) dengan perolehan suara 92.611. Namun, PAN hanya mendapatkan enam kursi di DPRD Bojonegoro.

Urutan ketiga ditempati Partai Demokrat dengan perolehan suara sebanyak 91.186. Partai berlambang mercy ini mendapatkan tujuh kursi Dewan. Posisi keempat ditempati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan perolehan suara sebanyak
81.778. PKB meraih enam kursi Dewan.

Posisi kelima ditempati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan perolehan suara sebanyak 81.601 suara. Partai berlambang banteng moncong putih itu meraih lima kursi Dewan. Posisi keenam ditempati Partai Gerindra dengan perolehan suara sebanyak 76.121 dan meraih kursi lima kursi Dewan.

Selanjutnya, posisi ketujuh ditempati PPP dengan perolehan suara sebanyak 66.079 suara dan meraih lima kursi Dewan. Posisi kedelapan ditempati PKS dengan perolehan suara sebanyak 51.173 suara dan meraih empat kursi Dewan.

Posisi kesembilan ditempati Partai Nasdem dengan perolehan suara sebanyak 40.719 suara dan meraih dua kursi Dewan. Posisi kesepuluh ditempati Partai Hanura dengan perolehan suara sebanyak 33.287 suara dan meraih dua kursi Dewan. Posisi kesebelas ditempati PKPI dengan perolehan suara sebanyak 26.200 dan meraih satu kursi Dewan. [uuk/but]

Angka Golput di Bojonegoro Menurun
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.