Sidoarjo (beritajatim.com) - Camat Tanggulangin Sentot Kunmardianto mengakui kecelakaan yang dialami bersama mobil plat merah W 80 ZA diakibatkan karena tubuhnya kecapekan.
Sebelum kecelakaan, dirinya pulang dari Juanda dan hendak ke Tanggulangin. Tepat dilokasi, ia mengantuk dan kemudi mobilnya oleng dan menyantap dua warung di Desa Sumorame.
"Saya kecapekan, habis takziyah 40 hari di rumah almarhum Eddy Kostantono mantan Dirut RSUD Sidoarjo," tutur Sentot saat berada di RSUD Sidoarjo Jumat (25/4/2014).
Dia menadaskan, dua korban akibat terkena hantaman benda warung yang ditabrak, akan di rawatkan di RSUD sampai sembuh. "Kerusakan warung yang tertabrak mobil saya, akan saya ganti. Saya mohon maaf atas kecelakaan ini," imbuh mantan Camat Waru itu.
Sementara itu, dua korban dari warung Ampera, Zamzami dan Mapuah, menjalani perawataan intensif. Untuk Zamzami, tampak luka dibagian kepala karena terkena serpihan kaca. Sedangkan Marpuah, sudah sadar dan tidak mengalami luka serius. (isa/ted)
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
