Sabtu, 26 April 2014

Polrestabes Endus Kebocoran Naskah Unas SMP

Polrestabes Endus Kebocoran Naskah Unas SMP

Surabaya (beritajatim.com) - Polrestabes Surabaya hingga kini masih memperdalam kasus kebocoran ujian nasional (unas) SMA agar cepat terungkap. Ternyata kini bertambah lagi, pihaknya telah mengendus adanya kebocoran unas untuk SMP.

Polrestabes telah mendapat informasi dari salah satu orangtua yang mengaku sempat ditawari naskah unas dengan syarat harus mengansur pembayarannya.

"Kalau dilihat dari keterangan pelapor, pola sama dan diduga pelaku penyebaran ini sama dengan kasus kebocoran unas untuk SMA yang masih ditanganinya," terang Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta, Sabtu (26/4/2014).

Namun untungnya untuk kunci jawaban SMP itu belum ada, dan baru sekadar janji-janji saja. Setija menghimbau kepada pihak orangtua untuk memotivasi anak-anaknya belajar, dan tak mudah percaya dengan banyaknya tawaran kunci jawaban unas nanti.

"Peran orangtua sangat besar. Dengan memberikan support terhadap anaknya, akan bisa memotivasi belajar. Dan yang terpenting, tak mudah percaya dengan kabar adanya kunci jawaban yang bocor," tegas pamen dengan pangkat tiga melati di pundak ini.

Seperti kejadian sebelumnya, siswa yang telah menerima kunci jawaban unas menjadi malas belajar atau istirahat saat akan menghadapi ujian besoknya.

"Jam 01.00 malah main game online. Harusnya mereka belajar atau istirahat, bukan malah menunggu copy-an jawaban soal," pungkas Setija lagi. [gil/but]

Polrestabes Endus Kebocoran Naskah Unas SMP
Rating: 100% based on 975 ratings. 91 user reviews.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.